Menkeu: Dana Infrastruktur 2013 Rp 458 Triliun

Senin, 26 November 2012

BERITA SATUAkan difokuskan pada pembangunan infrastruktur sektor energi dan transportasi.

Pemerintah dan sektor swasta diperkirakan menggelontorkan dana sebesar Rp 458 triliun untuk membangun infrastruktur pada 2013. Belanja infrastruktur ini akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur sektor energi dan transportasi.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, pemerintah dalam beberapa tahun terakhir memprioritaskan pembangunan infrastr uktur sebagai prioritas pembangunan.

“Proyek infrastuktur pemerintah dan swasta pada tahun depan akan mencapai Rp 458 triliun, yang akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur sektor energi dan transportasi,” ujar Agus Martowardojo di Jakarta, pekan lalu.

Dari pembangunan infrastruktur tersebut, menurut Agus, pemerintah telah mengalokasikan belanja infrastruktur pada tahun depan sebesar Rp 204 triliun.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan belanja infrastruktur pemerintah pada 2012 sebesar Rp 174 triliun dan pada 2011 sebesar Rp 128 triliun.

Agus menilai, pembangunan infrastruktur sangat penting dalam meningkatkan kinerja investasi langsung di Indonesia.

Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas dengan sasaran pembangunan konektivitas, untuk memperlancar arus distribusi barang dan peningkatan keselamatan masyarakat.

“Terkait pembangunan infrastruktur, Indonesia mempunyai MP3EI (Masterplan Percepatan Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia) sebagai format kebijakan akseleratif pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ujar dia.

Menkeu pun mencatat, sepanjang 2011, implementasi proyek-proyek infrastruktur pada MP3EI mencapai 99 proyek, senilai Rp 356 triliun atau sekitar 85% dari target yang telah ditetapkan sebanyak 114 proyek, senilai Rp 420 triliun.

Sedangkan hingga Juli 2012, implementasi proyek infrastruktur mencapai 36 proyek, senilai Rp 139 triliun atau sebesar 38% dari target sebanyak 65 proyek.

“Tentu untuk bisa optimalkan semua proyek infrastr uktur, dibutuhkan kerja sama yang baik dan solid dari segenap instrumen perekonomian, baik pemerintah, pemda, investor, perbankan, lembaga keuangan bukan bank, dan berbagai asosiasi,” jelas dia.

Agus menambahkan, pemerintah akan selalu mendukung pembangunan infrastruktur baik dari sisi kebijakan yang kondusif maupun pembiayaan APBN.

Kendati pemerintah melalui APBN hanya mampu membiayai pembangunan infrastruktur pada tahun depan sebesar Rp 204 triliun, pemerintah telah menggerakkan perusahaan-perusahaan BUMN untuk fokus membangun infrastruktur.

“BUMN yang semula tidak fokus untuk membangun infrastruktur, sekarang kita dorong untuk perbaiki infrastruktur. Jadi, Pelindo I-IV, Angkasa Pura I dan II, ASDP, PLN, Telkom kita dorong perbaiki infrastruktur. Ini akan mendorong infrastruktur terus membaik dan diharapkan dukung investasi di Indonesia akan terus meningkat,” tambah dia.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s