Penghentian Konversi Kebun Sawit Tak Masalah

Rabu, 28 Mei 2014

INILAHCOM, Jakarta – Rencana penghentian moratorium kawasan hutan untuk pembukaan lahan baru tidak ada masalah.

Ketua Komisi Minyak Sawit Indonesia, Rosediana Soeharto mengatakan, ada atau tidaknya pencabutan moratorium hutan tidak akan berpengaruh terhadap perkebunan sawit.

“Tidak masalah jika ada pencabutan moratorium hutan. Hal ini disebabkan ekspansi lahan sawit sudah tidak mungkin lagi,” ungkap Rosediana di Internasional Conference Exhibition on Palm Oil di Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Menurut Rosediana, ekspansi perkebunan kelapa sawit sudah terbatasi regulasi. “Justru yang ada bagaimana meningkatkan produktifitas,” sambungnya.

Perkebunan kelapa sawit pada lahan gambut lanjut Rosediana, akan ada penelitian dari negara Amerika. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas sawit pada lahan gambut.

Lebih jelasnya, melalui penelitian tersebut untuk memberikan gambaran perkebunan sawit tidak merusak lahan gambut yang berfungsi menahan air agar tidak banjir.

Meski ada sedikit ketidak sesuaian metodologi pengukuran sawit di lahan gambut. Namun kegiatan tersebut didukung dengan Keppres No.32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung.

“Ada pertemuan ahli gambut pada Juni 2014, kita pelajari itu. Soal pengukuran memang berbeda dibandingkan dengan AS,” terangnya.

Rosediana menambahkan, perbedaan dengan AS adalah membandingkan pohon untuk kertas atau pohon akasia. “Satu akar tunjang sedangkan yang satunya serabut, jelas beda,” jelasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s