GAPKI Minta Terlibat Pembahasan Lahan Gambut

Kamis, 29 Mei 2014

INILAHCOM, Jakarta – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengharapkan terlibat dalam Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan dan Pengelolaan Gambut (RPP Gambut).

Menurut Sekjen Gapki, Joko Supriyanto mengatakan keterlibatan Gapki untuk memberikan masukan terhadap RPP Gambut. Pasalnya, lahan gambut menjadi lirikan perkebunan kelapa sawit.

Itu pun pada bekas areal hutan yang terbakar yang kondisinnya bisa menjadi perkebunan kelapa sawit. “Terus terang gak diajak ngomong atau diskusi sebenarnya aneh juga, seharusnya staek holder ajak juga kita,” ujar Joko di Jakarta, Kamis (29/5/2014).

Gapki tidak keberatan bila Institut Pertanian Bogor (IPB) terlibat dalam pembahasan RPP Gambut. Joko memandang, IPB sebagai lembaga akademik akan bersikap independen tanpa berpihak kepada siapapun.

Sebab, IPB sebagai lembaga keilmuan akan memberikan masukan soal RPP Gambut. “Monitorlah yang diajak IPB. Gambut budidayakan, nggak ada yang aneh didiskusi draf terakhir akomodir kepentingan budidaya tertentu,” kata Joko.

Namun Joko mengharap, Lembaga Swadaya Masyarakat jangan terlalu menjadi raja dalam memberikan masukan soal RPP Gambut. “Sekarang tarik tarikan kepentingan. LSM bilang (sawit di lahan gambut) nggak boleh itu. LSM nggak setuju. Emang negara diatur LSM,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s