Pelonggaran Bea Keluar Mineral Masih Tunggu Restu Presiden

Senin, 30 Juni 2014

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana pelonggaran bea keluar mineral final dibahas di tingkat menteri, tetapi masih menanti restu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto mengatakan kebijakan bea keluar memang diatur dalam peraturan menteri keuangan. Namun, karena persoalan ekspor mineral bersifat sensitif, maka draf beleid perlu dibawa ke Presiden.

“Sudah selesai, tinggal ditandatangani. Tapi, Pak Chatib (Menteri Keuangan M. Chatib Basri) sedang di luar negeri, jadi kami menunggunya pulang, baru dibawa ke Presiden,” jelasnya, Senin (30/6/2014).

Meskipun demikian, Andin enggan menyebut besaran bea keluar yang dapat diberikan kepada perusahaan tambang yang menunjukkan keseriusan membangun fasilitas pengolahan/pemurnian (smelter).

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut bea keluar konsentrat mineral dapat diturunkan ke level 10% dari 20%-25% yang berlaku saat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s