PPATK Temukan Indikasi Pencucian Uang Kepala Daerah Terkait Bisnis Pertambangan

Rabu, 02/07/2014

DETIK.COM. Jakarta – Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan data mengejutkan di bidang pertambangan. Ada transaksi mencurigakan sejumlah kepala daerah terkait pengelolaan pertambangan.

“Berkenaan dengan itu PPATK sudah menyerahkan Laporan Hasil Analisis (LHA) yang terkait dengan dugaan TPPU dengan TPA Tipikor di sektor pertambangan ini yg diduga dilakukan di beberapa daerah untuk segera ditindaklanjuti oleh KPK,” jelas Wakil Kepala PPATK Agus Santoso di Jakarta, Rabu (2/6/2014).

Temuan sejumlah transaksi mencurigakan kepala daerah nakal ini sejalan dengan hasil riset KPK untuk sektor tambang. Data hasil riset KPK tentang potensi royalti kurang bayar atau potensi kerugian keuangan negara sangat besar.

“Dari data riset KPK, dapat diketahui misalnya untuk data ekspor mineral tahun 2011 untuk Nikel, Biji Besi/Pasir Besi, Timbal, Bauksit, Mangaan, jumlahnya ditaksir sebesar USD 24,7juta,” jelas Agus.

“KPK juga sudah merilis data royalti yang belum dibayar pada sub sektor ekspor Batubara tahun 2010-2012 yang jumlahnya mencapai USD 1,2 miliar,” tambah Agus.

Kepala daerah korup itu, lanjut Agus, tersebar di beberapa daerah mulai dari Indonesia kawasan barat, tengah hingga timur.

“Data-data awal dugaan penyimpangan yang berindikasi Tipikor dan TPPU, baik di wilayah Indonesia Barat, Indonesia Tengah, maupun Indonesia Timur,” tutup dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s