Kelian Dilarang Ditambang

Sabtu, 12 Juli 2014

KALTIM POST. SENDAWAR – Pemkab Kutai Barat (Kubar) melalui tim terpadu dalam waktu dekat akan melakukan pengamanan dan pembersihan, terhadap aksi oknum penambang ilegal di aliran Sungai Kelian, Kecamatan Tering. Ya, para penambang yang diduga tak berizin ini mencari emas di daerah yang menjadi hutan lindung sejak Februari 2013.
Informasi yang dihimpun harian ini, semenjak PT Kelian Equatorial Mining (KEM) tak lagi mengeruk emas di Kelian, kawasan tersebut menjadi hutan lindung. Hal tersebut dikarenakan ada dua waduk yang harus dijaga, yakni Namuq dan Seribu.
Dua bendungan besar ini menyimpan zat kimia berbahaya. Bahkan bila terjadi sesuatu dengan waduk itu, maka akan berbahaya bagi kecamatan di sekitarnya. Karenanya, melalui surat keputusan (SK) Menteri Kehutanan No 554/Menhut-II/2013 tentang perubahan Peruntukan Kawasan Hutan menjadi Bukan Kawasan Hutan, wilayah tersebut dijaga oleh negara.
“Akan segera ditertibkan, saat ini masih mengatur jadwal tim terpadu Pemkab Kubar untuk turun ke lapangan. Selanjutnya kawasan hutan lindung Kelian akan dijaga aparat,” ucap Asisten II Setkab Kubar Meril Elisa, beberapa waktu lalu.
Meril mengatakan, dari data yang ada, tercatat 700 orang melakukan kegiatan ilegal di kawasan tersebut. Setelah melakukan rapat dengan para perwakilan dari penambang, akhirnya 300 orang bersedia meninggalkan wilayah tersebut. Namun sisanya diduga masih melakukan aktivitas terlarang.
“Untuk saat ini, kami masih melakukan tindakan persuasif dan jangan sampai menjadi represif,” ujarnya.
Menurut Meril, meskipun kawasan aliran Sungai Kelian yang masuk dalam wilayah reklamasi PT KEM, akan tetapi Kelian tak boleh ditambang karena merupakan kawasan hutan lindung dan masuk dalam perlindungan negara.

“Saat ini wilayah itu masih dalam proses reklamasi. Jadi sekali lagi kami imbau agar masyarakat yang saat ini melakukan penambangan untuk segera keluar, sebelum tim terpadu turun ke lapangan,” pintanya.

Baru-baru ini Bupati Kubar Ismail Thomas juga menginstruksikan Polres Kubar dan Kodim 0912/Kubar agar mengambil langkah melindungi dan mengamankan kawasan itu. Karena saat ini kondisi Sungai Kelian dipenuhi oleh penambang tradisional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s