Bangun Pabrik Rp2,8 T, Anak Usaha Sinar Mas Raih Insentif

Kamis, 17 Juli 2014

OKEZONE. JAKARTA – Sinar Mas melalui PT Energi Sejahtera Mas yang bergerak di bidang industri oleokimia terbarukan mendapatkan insentif pajak dari pemerintah untuk pabrik melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 271/KMK.011/2014 pada tanggal 27 Juni tahun ini. Berlokasi di Dusun Nerbit Kecil, Kelurahan Lubuk Gaung, Kota Dumai, Riau.

Pabrik di bawah naungan pilar bisnis Agribusiness & Foods dengan nilai investasi sebesar Rp2,8 triliun ini memproduksi bahan kimia terbarukan berbahan dasar minyak inti kelapa sawit (palm kernel oil).

“Kami sangat berterima kasih atas kebijakan pemerintah mengingat pilar bisnis kami di sektor industri perkebunan sawit tereintegrasi berkomitmen penuh mendukung upaya pemerintah mendorong penghiliran industri. Sebuah langkah strategis dari pemerintah dan industri mengingat Indonesia adalah penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia,” kata Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto, pada keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (17/7/2014).

PT Energi Sejahtera Mas yang berdiri tahun 2012 nantinya akan menghasilkan produk turunan minyak kelapa sawit berupa fatty acid, fatty alcohol dan glycerine. Dengan rencana tenaga kerja lebih dari 500 orang, seluruh produk yang dihasilkan akan tergolong sebagai bahan kimia terbarukan atau green chemical bersertifikasi International Sustainability & Carbon Certification dan Roundtable on Sustainable Palm Oil.

Pemberian insentif pajak tadi sesuai dengan ketentuan pemerintah dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 130/PMK.011/2011 Tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan Atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

“Seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah sebagai industri perintis di sektor hilir yang ramah lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah telah kami penuhi. Implementasi insentif pajak dari pemerintah kami yakini akan menjadi preseden yang baik bagi industri nasional,” kata Sulistiyanto.

OKI Pulp Tunggu Kebijakan Pemerintah Sementara itu, PT OKI Pulp & Paper Mills di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, salah satu pabrik di bawah naungan Asia Pulp & Paper juga tengah menantikan insentif sejenis dari pemerintah. Bergerak di sektor industri bubur kertas (pulp) dan kertas dengan nilai investasi sebesar Rp 29,1 triliun akan menjadi yang terbesar di Asia dengan kapasitas produksi 2 juta ton pulp per tahun dan 500.000 ton tisu per tahun.

Tapi nilai lebih dari pabrik tersebut bukan saja terletak pada kapasitas produksinya, melainkan juga pada penggunaan teknologi terkini yang mampu menghemat pemakaian energi, bahan baku serta sumber daya alam secara signifikan.

”Keberadaan pabrik ini akan mengirimkan pesan yang positif akan potensi dari industri berbasis kehutanan Indonesia serta kemampuannya beroperasi secara berkelanjutan,” tambah Sulistiyanto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s