RAPP menahan diri untuk ekspansi

KONTAN. JAKARTA. Pasar ekspor kertas tanah air rupanya mulai lesu. Kondisi ini terjadi karena tingginya penggunaan internet dunia. Di sisi lain, mengenjot pasar dalam negeri juga dirasa sulit sebab konsumen juga lebih suka produk kertas impor.

Kusnan Rahmin, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), mengakui, alasan inilah yang membuat perusahaan menahan diri untuk melakukan ekspansi. Selain juga adanya over supply kertas dunia dengan bertambahnya pemain baru dari Timur Tengah. “Saat ini tidak ada lagi pasar baru untuk kami jajaki. Sebab hampir semua negara telah kami ekspor,” ujar Kusnan akhir pekan lalu.

Di saat pasar ekspor tertatih, bukan berarti perusahaan dapat mengenjot pendapatan dari dalam negeri. Menurut Kusnan, pasar dalam negeri juga mengalami penurunan. Saat ini menurutnya, konsumen lebih suka produk kertas impor.

RAPP merupakan bagian dari grup APRIL memiliki kapasitas pulp 2.8 juta ton per tahun dan kapasitas kertas 820.000 per tahun.

Tahun ini, perusahaan menargetkan produksi pulp mencapai 2,7 juta ton sampai 2,8 juta ton. Sedangkan target produksi kertas RAPP sebesar 800 ribu ton. Dari total produksi kertas RAPP sebesar 800.000 ton sebanyak 70% diekspor ke 75 negara APAC yakni Asia Pasific Australia China. Sedangkan 30% untuk kebutuhan dalam negri.

Kusnan mengakui, terget produksi tahun ini sama seperti pencapaian 2013. Sebab, trend saat ini penggunaan kertas makin berkurang dengan maraknya penggunaan internet.

RAPP memproduksi kertas untuk office paper atau kertas fotokopi yang bergantung pada kebutuhan kantoran atau sekolah. Saat seperti China dan India menjadi tujuan ekspor kertas fotokopi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s