Uni Eropa Perhatikan Pasar Bioenergi

Rabu, 30 Juli 2014

KOMPAS.com Uni Eropa (UE) memperhatikan pasar bioenergi untuk memastikan pengembangan energi berkelanjutan. Bertolak dari situlah, UE menerapkan kebijakan yang termaktub dalam Renewable Energy Directive (RED). RED kemudian menjadi dasar dari sertifikat International Sustainability and Carbon Certification (ISCC).

Catatan dari UE pada Kamis pekan lalu menunjukkan, perusahaan Asian Agri menjadi salah satu penerima ISCC Uni Eropa. Sementara, termutakhir, Asian Agri menerima ISCC Plus untuk pabrik pengolahan inti sawit Ukui I di Provinsi Riau.

ISCC Plus adalah sistem sertifikasi untuk produk pangan dan pakan serta untuk aplikasi kimia/teknis. Asian Agri menjadi perusahaan sawit pertama di Indonesia yang menerima sertifikat ini. “Kami akan terus melaksanakan prinsip sustainability melalui praktik pertanian ramah lingkungan,”kata General Manager Asian Agri Freddy Widjaya.

Data terkumpul menunjukkan sertifikt ISCC Plus diterbitkan pada 17 Juni 2014 oleh SGS Jerman. Lembaga ini menjadi lembaga sertifikasi independen yang menaruh perhatian pada inspeksi, verifikasi, pengujian, dan sertifikasi. “Kami memeriksa persyaratan sustainability berdasarkan dokumen-dokumen dan prosedur-prosedur ISCC,” kata  Sven Theml, Manajer Sistem ISCC dari SGS Jerman.

“Kami gembira bahwa rantai pasokan yang sustainable telah diterapkan, sehingga perusahaan-perusahaan Eropa saat ini dapat memasok minyak inti sawit yang bersertifikat serta menerapkan prinsip sustainability,” imbuh Managing Director ISCC Sistem GmbH Andreas Feige.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s