Akhir Penantian Panjang, Freeport Dapat Ekspor Kembali‏

Thursday, 07 August 2014

Jakarta, GATRAnews Perusahaan asal Amerika Serikat, PT Freeport Indonesia dapat mengekspor konsentrat mulai pekan ini. Perizinan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) telah didapatkan Freeport akibat komitmennya membangun instalasi pemurnian hasil tambang atau smelter dan pembayaran deposito 7,5% dari investasi smelter ke Bank BRI.

 

Presiden Direktur Freeport, Roziek B Soetjipto mengatakan rencana ekspor tersebut dilakukan pada hari ini (7/8). Diperkirakan produksi Freeport mencapai 200 ribu ribu ton per hari. “Rencananya hari ini. Kalau sudah ekspor akan kembali normal,” kata Roziek saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (7/8).

 

Sebelum Freeport mendapatkan SPE tersebut, operasional Freeport berhenti. Pada 12 Januari 2014 pemerintah melarang ekspor mineral mentah sesuai ketentuan Undang-Undang No 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Selama pelarangan ekspor tersebut, Freeport melakukan kegiatan tambang bawah tanah. “Terus aja, itu kan development. Tidak boleh berhenti. Kalau berhenti ada suatu saat tambang permukaan habis maka harus pakai yang di underground,” kata Roziek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s