Asian Agri Bina Petani Mandiri dengan Kebun Sawit 8.782 Hektar

Selasa, 12 Agustus 2014

Riauterkini-PEKANBARU-Hingga Juli 2014 Asian Agri telah membina 8.782 hektare kebun petani. Terdiri dari 3.109 Ha di Sumut,Riau 3.590 Ha dan Jambi 2.083 Ha.

Head CSR /CSV Rafmen, dalam acara Halal Bihalal Asian Agri Dengan insan media dengan thema ” berbagi maaf bersama “Selasa (12/8/14), mengatakan, data Dinas Perkebunan Riau mengatakan luas kebun kelapa sawit di Riau ada 2.372.401 ha, dari jumlah tersebut milik swasta 977.625 Ha (41,2 ) persen. Pemerintah 79.546 Ha (3,4) persen dan Rakyat 1.315.230 Ha (55,4) persen.

Dari total itu kebun terdapat kebun swadaya 1.181.230 Ha (89,8) persen sisanya Aspekpir dan Disbun.

“Kondisinya petani swadaya masih memiliki kelemahan. Yaitu bibit yang salah, jarang di pupuk, infrastruktur jelek, masih ada sistem ijon. Kondisi ini cukup memprihatinkan. inilah yang membuat Asian Agri melakukan pembinaan dengan petani swadaya,” ujarnya.

Makanya lanjur Rafmen, Asin Agri sebagai perusahaan perkebunan swasta nasional telah melakukan pendataan, pemetaan dan pembentukan kelompok tani. Kemudian dilanjutkan dilakukan diskusi kelompok terarah serta pelatihan manfaat berkelompok dan memperdalam ilmu dengan study banding ke KUD sukses.

Untuk tindak lanjut pembinaan Asian Agri juga memfasilitasi petani dengan menyediakan sarana seperti balai pertemuan, perbaikan jalan, jembatan .untuk yang bersentuhan langsung dengan petani Asian Agri juga mengadakan pupuk dan bibit.

“Dengan bibit unggul Asian Agri, Topas, sudah disiapkan untuk menjamin produktifitas sawit bisa sampai 25 tahun,” tandasnya.

Sementar, Head Palsma Asian Agri, Pangarapen GuruSinga dalam paparannya menuju replanting plasma Asian Agri, menyatakan untuk membuat CPO Indonesia berkualitas ekspor haruslah berusaha menjadikan petani swadaya mendapat sertifikasi RSPO.

Secara bertahap upaya itu tambahnya sudah dilakukan oleh Asian Agri, terbukti tahun 2013 dan 2014, 3 koperasi binaan Asian Agri berhasil memperoleh penghargaan tingkat nasional.

Terkait replanting sendiri, terangnya diusia sawit memasuki 25 tahun produksi akan turun, biaya per kg TBS meningkat. Untuk persiapan ini Asian Agri sudah melakukan persiapan sejak tahun 2008. Dimana dengan sosialisasi dan membuat bibit sendiri (Topas) di Kampar.

“Namun tetap ada Kendala yang di hadapi Asian Agri dalam masa replanting. Yaitu petani menjadi tidak mampu lagi membiayai hidup sehari-harinya. Selain juga petani yang masih terlilit hutang,” terangnya.

Sebagai upaya mengantisipasinya, Asian Agri sudah studi banding ke Jogya untuk mencoba mencari usaha sampingan seperti ternak ayam kampung, jagung ungu, tanam ubi kayu, ternak cacing dan sebagainya.

“Kita akan coba petani akan memilih alternatif usaha yang akan bisa di terapkan di Riau kita akan undang , karena tidak ada penghasilan tambahan,” tambahnya.

Regional Head Plantation Asian Agri , Ferry D Sinaga mengakui replanting baru akan di mulai tahun depan. Prosesnya akan dilakukan secara bersamaan antara inti dan plasma. Serta petani swadaya.

“Replanting yang akan di targetkan tahun 2015 luasnya mencapai 1.100 Ha yang akan di lakukan bersamaan dengan inti. Diharapkan ini akan menjadi replanting terbaik,” tutupnya.

Sementara, Fincencius Toda, Ketua Forum KUD Ukui mengatakan untuk wilayah Ukui ada 9000 petani sawit yang usia tanam sawitnya sudah sejak tahun 1988.

Ia menyadari dalam replanting masih gamang, tetapi dengan adanya pendapingan oleh perusahaan swasta sangat terbantu. Sementara pendampingan dari pemerintah sejauh ini masih kurang.

“Kami mohon untuk menghadapi replanting ada pendampingan dari pemerintah dengan mendapatkan bibit dan pupuk subsidi,” harapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s