DMSI Proyeksikan Harga CPO Terkerek pada Akhir Tahun

Kamis, 14 Agustus 2014

Bisnis.com, MEDAN–Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) memproyeksikan kemerosotan harga crude palm oil (CPO) sepanjang semester I/2014, masih akan berlanjut.

Paling tidak, harga CPO baru akan terkerek pada akhir tahun ini.

Ketua Umum DMSI Derom Bangun menuturkan, prediksi produksi CPO Indonesia sepanjang tahun ini 29,5 juta ton.

Adapun, proyeksi stok sisa akan mencapai 2,3-2,5 juta ton, sementara ekspor tak akan setinggi tahun lalu yakni hanya 19 juta ton.

Kalau pada tahun lalu produksi kita 27,7 juta ton, dan yang diekspor 21,3 juta ton, stok sisa 2,1 juta ton. Pada tahun ini, produksi melimpah tapi kinerja ekspor terutama ke India merosot, sehingga harga ikut menurun.

“Pada September 2014 belum akan naik , paling baru November atau Desember 2014,” ujar Derom, Kamis (14/8/2014).

Dia menjelaskan, pada kuartal III/2014 merupakan saat panen kedelai dan bunga matahari. Adapun minyak kedelai dan bunga matahari saat ini dilirik menjadi substitusi minyak sawit produksi Indonesia.

Lebih lanjut, Derom memproyeksikan harga terendah CPO bukan tak mungkin akan menyentuh US$730-750 per ton sebelum akhir tahun ini.

“Kalau itu terjadi berarti bea masuk sama dengan tidak ada. Nah, importir India kemungkinan akan kembali meningkat pembeiannya,” tambah Derom.

Selama ini India memang menjadi tujuan ekspor utama CPO dan produk turunannya asal Indonesia. Kendati demikian, pada kuartal I/2014, DMSI mencatat, permintaan dari India melesu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s