KTNA Minta Pemerintah Izinkan Benih Bioteknologi

Kamis, 14 Agustus 2014

Bisnis.com, JAKARTA – Kelompok Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) mengharapkan pemerintah untuk segera menyetujui penggunaan benih hasil rekayasa genetika atau bioteknologi di Indonesia agar manfaatnya bisa dirasakan petani.

Ketua KTNA Winarno Tohir menyatakan hingga saat ini petani belum dibolehkan menanam dan memanfaatkan bioteknologi. Kenyataannya, produk bioteknologi dari luar negeri sudah banyak yang masuk ke Indonesia dan dikonsumsi masyarakat melalui impor pangan dan komoditas jagung dan kedelai.

“Kesejahteraan petani dan kemandirian pangan merupakan harga mati. Karena itu peningkatan pendapatan dari hasil pertanian mutlak harus didukung dengan penggunaan teknologi dan inovasi, contohnya benih rekayasa genetika,” katanya dalam diskusi bertajuk Peran Teknologi Perbenihan dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Indonesia di Jakarta, Kamis (14/8/2014).

Hal itu, menurut dia, karena areal pertanian yang tersedia saat ini kebanyakan merupakan lahan marjinal atau suboptimal di luar Jawa, sedangkan di Jawa ketersediaan lahan subur sangat rendah.

Menurutnya, perlu dipilih benih atau tanaman apa yang dapat ditanam petani guna meningkatkan kesejahteraan adalah hak petani. “Oleh karena itu kami menunggu agar diberikan kesempatan menggunakan teknologi pertanian termutakhir, dalam hal ini teknologi perbenihan yang ada pada tanaman bioteknologi,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s