CPO Belum Membaik, Bea Keluar Akan Turun 30,6%

Sabtu, 16 Agustus 2014

OKEZONE.COM. JAKARTA – Pendapatan bea keluar dalam RAPBN 2015 ditargetkan mencapai Rp14,299 triliun atau turun 30,6 persen bila dibandingkan dengan APBNP 2014. Selain itu, pemerintah memperkirakan pendapatan bea keluar dalam jangka menengah akan mengalami pertumbuhan sebesar 4,2 persen.

Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh pergeseran komposisi volume ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya, dimana porsi volume ekspor CPO menurun sedangkan porsi ekspor produk turunan CPO meningkat.

Melansir nota keuangan, Sabtu (16/8/2014), ada beberapa faktor yang memengaruhi penerimaan bea keluar antara lain pertumbuhan volume ekspor CPO, fluktuasi harga CPO internasional.

Kebijakan hilirisasi industri sawit yang turut memengaruhi pergeseran komposisi turunan CPO semakin membesar, dan kebijakan hilirisasi mineral, yakni dalam jangka panjang semakin diolah semakin sedikit terkena tarif bea keluar.

Sekadar informasi, Pendapatan bea keluar bersumber dari pengenaan bea keluar atas ekspor bijih mineral, kulit, kayu, biji kakao, kelapa sawit, serta CPO dan produk turunannya. Sejak 2010, pendapatan bea keluar didominasi oleh bea keluar atas CPO dan produk turunannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s