Ini Pencapaian Ekonomi Versi Pemerintahan SBY‏

Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membacakan Pidato Kenegaraan di Gedung DPR/MPR/DPD, Jumat (15/8). Dalam pidatonya SBY menyampaikan pencapaian ekonomi selama pemerintahannya selama dua periode sejak 2004-2014.

 

SBY mengatakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia berhasil tumbuh tinggi selama sepuluh tahun terakhir. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil melebihi pertumbuhan negara maju.

 

“Pertumbuhan ekonomi relatif tinggi dengan rata-rata 5,9%. Jauh lebih tinggi dibanding Amerika Serikat, Jepang dan Eropa,” kata SBY, Jumat (15/8). Berdasarkan data World Bank, SBY mengatakan perekonomian Indonesia berhasil masuk 10 besar dunia berdasarkan purchasing power parity.

 

“Tadinya, Indonesia berada terbelakang di Asia perekonomiannya, menjadi middle income country. Kini, Indonesia masuk 10 besar perekonomian dunia,” kata SBY.

 

Selain itu, SBY mengatakan pertumbuhan kelas menengah masyarakat Indonesia akibat iklim ekonomi yang stabil terus mengalami pertumbuhan. SBY mengutip erdasarkan data Bank Dunia, pada 2003 jumlah kelas menengah di Indonesia adalah 37,7%. Kemudian meningkat menjadi 56,6% pada 2010, atau 134 juta jiwa. “Pertumbuhan kelas menengah terus bambah sekitar 8 juta setiap tahun,” kata SBY.

 

Menurutnya, pertumbuhan kelas menengah tersebut dapat mengurangi masyarakat miskin. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 28,28 juta atau 11% dari masyarakat Indonesia.

 

“Pertumbuhan kelas menengah harus dijaga. Kami menganakemaskan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) sehingga meningkatkan perekonomian Indonesia,” kata SBY. Keberhasilan SBY yang lain, menurutnya penguranagan utang Indonesia yang mencapai 85% dari PDB pada 1998, berhasil berkurang menjadi 23% pada 2013. “Dengan susah payah utang Indonesia berhasil dikurangi menjadi 23%. Ini bukan hal yang remeh,” kata SBY.

 

Menurut SBY, pencapaian ekonomi tersebut berhasil meningkatkan pembangunan di daerah selain Jakarta. “Pembangunan bandara kelas internasional di Kualanamu Medan dan kota-kota lain. Pembangunan daerah lewat program Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) berhasil dilakukan,” kata SBY.

 

Di akhir pidatonya, SBY meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indoenesia atas kesalahan selama kepemimpinannya. Ia berharap kepada pemerintahan selanjutnya akan mencapai hasil yang lebih baik. “Maaf atas kesalahan selama kepemimpinan saya. Saya akan membantu pada siapa saja untuk menjadi Indonesia lebih baik,” kata SBY.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s