GAPKI prediksi harga minyak sawit internasional stagnan

Senin, 22 September 2014

Merdeka.comGabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memerkirakan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional bakal stagnan. Hingga akhir September, harga CPO akan cenderung bergerak di kisaran harga USD 700-USD 750 per metrik ton.

“Jika ada kenaikan juga tidak akan signifikan karena stok minyak nabati lainnya yang melimpah dan harga yang kompetitif sehingga harga CPO tidak akan terdongkrak,” kata Direktur Eksekutif Gapki Fadhil Hasan, dalam siaran pers, Jakarta, Senin (22/9).

Dia menjelaskan, harga CPO terus terpuruk pada dua pekan pertama September, bergerak dikisaran USD 680-USD 710 per metrik ton. Sementara itu Harga Patokan Ekspor September 2014 ditentukan oleh Kementerian Perdagangan sebesar USD 739 dan bea keluar 9 persen dengan referensi harga rata-rata tertimbang (CPO Rotterdam, Kuala Lumpur dan Jakarta) sebesar USD 810,63.

Adapun harga CPO di Rotterdam pada Agustus 2014 bergerak di kisaran USD 695 USD 815 per metrik, dengan harga rata-rata USD 753 per metrik ton. Harga rata-rata ini turun sekitar 10,7 persen ketimbang Juli US$ 843,3 per metrik ton.

“Harga rata-rata CPO di pasar global (Cif Rotterdam) tercatat terus tergerus mulai pekan kedua Agustus sampai akhir bulan.”

Dengan melihat tren penurunan sepanjang akhir Agustus hingga dua pekan pertama September, GAPKI memerkirakan harga referensi CPO akan berada di bawah USD 750. Sehingga bea keluar CPO pada September akan turun menjadi 0 persen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s