Pemerintah Dorong Pengembangan 400.000 Hektar Hutan Bioenergi

Rabu, 17 September 2014

Berita Satu. Jakarta – Pengembangan hutan tanaman industri (HTI) sebagai sumber bioenergi, pangan dan pendukung industri pengolahan kayu masih menghadapi ancaman kampanye negatif yang dilancarkan LSM asing. Untuk itu semua pemangku pihak diharapkan bersatu mengingat HTI yang adalah jawaban berbagai potensi krisis di masa depan.

Demikian benang merah diskusi “HTI Menyangga Ketahanan Nasional” di Jakarta, Rabu (17/9/2014). Hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut Dirjen Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan Bambang Hendroyono, Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia bidang HTI Nana Suparna dan pengamat energi dan lingkungan Ryad Chairil.

Menurut Bambang, Kemenhut mendorong pengembangan HTI penghasil bioenergi seluas sedikitnya 400.000 hektare untuk membantu mengatasi krisis energi nasional. “Kami targetkan dalam lima tahun ke depan ada 50 perusahaan HTI yang bergerak memproduksi bioenergi dengan luas setidaknya 400.000 hektare,” kata Bambang

Berdasarkan kajian Badan Litbang Kehutanan ada empat jenis tanaman cepat tumbuh yang potensial untuk dikembangkan pada HTI energi. Yaitu Nyamplung, Bintaro, Gmelina, dan Kaliandra. Nyamplung dan Bintaro dimanfatkan buahnya untuk menghasilkan minyak nabati penghasil biosolar, sementara Gmelina dan Kaliandra bisa dimanfaatkan kayunya sebagai energi biomassa.

Agar pengembangan hutan energi optimal, nantinya akan dibangun dengan sistem pengelompokan (cluster). Di mana hutan energi berbasis bio solar, akan dibangun di dekat kilang-kilang minyak milik Pertamina. Sementara hutan energi berbasis biomasa akan dibangun di dekat pembangkit listrik.

Sementara pangan di hutan tanaman pada kawasan hutan bisa dilakukan dengan menanam jenis pohon penghasil pangan seperti sagu pada areal tanaman kehidupan. Jenis tanaman semusim seperti jagung atau singkong juga bisa dikembangkan dengan pola tumpang gilir dan tumpang sari.

Saat ini Kemenhut telah melansir 254 unit izin HTI dengan luas areal pengelolaan 10,3 juta hektare. Bagi perusahaan yang tertarik untuk terlibat dalam program pengembangan hutan energi bisa melakukan perubahan rencana kerja usahanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s