Pelaksanaan Wajib Smelter Bisa Macet

Rabu, 24 September 2014

INILAHCOM, Jakarta – Pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tak berjalan semulus yang diimpikan pemerintah.

Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (Apemindo) memperkirakan banyak kebijakan yang bertentangan dengan semangat pelaku usaha.

Ketua Umum Apemindo, Poltak Sitanggang menyatakan, pasca-penetapan undang-undang (UU) No. 4/2009, pemerintah belum memaksimalkan pembangunan infrastruktur dasar dalam mendorong kegiatan hilirisasi sektor tambang. Akibatnya kegiatan hilirisasi pun tak berjalan maksimal.

“Pemerintah awalnya bilang siap bangun infrastruktur penting seperti listrik. Namun dikonformasi pun listrik juga belum terbangun-bangun,” kata Poltak di Jakarta, Senin (23/9/2014).

Ia menambahkan, selain minim infrastruktur, sektor tambang pun minim dipercaya oleh perbankan nasional dalam mendukung dana investasi pembangunan smelter. Hal ini berakibat pada lambatnya realisasi pembangunan smelter dalam negeri.

“Ironisnya mau bangun tapi perbankan nggak mau support. Padahal kita butuh sekali support financing,” ujar dia.

Bahkan Poltak menggambarkan, perusahaan pelat merah seperti PT ANTAM (Persero) Tbk tak dipercaya oleh perbankan nasional dalam melakukan support financing. Ia menuding perbankan nasional masih tak memercayai pengembalian dana yang dilakukan perusahaan tambang dalam mengelola smelter.

“Perbankan nasional takut risiko. Makanya nggak mau support financing ke smelter. Dananya saja besar sekali,” tutur Poltak.

Ia memastikan smelter baru yang terbangun di dalam negeri tak menjamin kegiatan industri tambang ke depannya dapat moncer. Ini terjadi lantaran pemerintah minim memberi kepastian hukum kepada pelaku usaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s