Pemerintah klaim 80 produk kayu dan kertas telah bersertifikat

Sabtu, 27 September 2014

Merdeka.comKementerian Perdagangan mengaku serius membangun industri berbasis lingkungan yang berkesinambungan dengan mendukung deklarasi PBB mengenai penggundulan hutan yang disampaikan pada KTT Iklim Persatuan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat.

“Dukungan Indonesia menunjukkan pemerintah berkomitmen membangun industri berbasis lingkungan supaya lebih berkelanjutan,” kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Jakarta, seperti dilansir antara, Sabtu (27/9).

Dia mengatakan pihaknya, sudah mengeluarkan peraturan larangan ekspor kayu tanpa sertifikat untuk mendukung visi dan cita-cita Indonesia yang berkeinginan hanya mengekspor produk dari industri berkelanjutan dan peduli alam.

“Sekitar 80 persen produksi kayu dan olahan kayu termasuk kertas sejak Januari 2013 sudah bersertifikat. Sebenarnya langkah Indonesia sudah lebih dulu sehingga kita mendukung deklarasi ini,” katanya.

Langkah selanjutnya, pemerintah adalah mendorong produk hilir sawit untuk berkembang dan melakukan kerja sama dengan pihak swasta dalam pembangunan tangki penimbun minyak sawit untuk menjaga hasil produksi.

Deklarasi PBB Lindungi Hutan berisi lima pokok penting berupa adopsi prosedur produksi berkelanjutan, peraturan yang mendukung keberlangsungan dan peningkatkan produktifitas petani kecil. Deklarasi itu berisi ikrar untuk ikut serta dalam upaya memperlambat, menghentikan, dan memulihkan hutan secara global.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s