Dibantu KPK, penerimaan negara dari minerba capai Rp 34,2 T di 2014

Rabu, 28 Januari 2015

Merdeka.comDirektur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Sukhyar membanggakan keberhasilannya menghimpun pendapatan negara dari sektor minerba. Sepanjang 2014, kementeriannya berhasil menyumbang pendapatan negara Rp 34,2 triliun.

Diakuinya, nilai tersebut masih di bawah target pemerintah yaitu sebesar Rp 39,6 triliun. Namun, angka ini jauh di atas realisasi 2013 yang hanya Rp 28,4 triliun.

“Optimalisasi penerimaan negara kita cukup membanggakan Rp 34,2 dan naik dari 2013,” ucap Sukhyar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (28/1).

Sukhyar tak segan mengatakan, membaiknya penerimaan negara dari sektor minerba tidak lepas dari peran Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang meminta pelaku usaha membayar kewajibannya. Selain itu, kemampuan pemerintah juga dianggap telah membaik.

“Capaian ini sebenarnya sangat bagus karena saat harga batu bara cuma 60 persen dari 2013. Kemudian ini juga tidak ada ekspor ore yang keluar. 2014 kita bisa menghimpun besar. Kalau lah harga batu bara bagus dan produksi ore diekspor maka bisa nambah Rp 10 triliun. Ini karena supervisi KPK yang meminta membayar kepada pelaku usaha besar. Kita bisa menghimpun,” tegasnya.

Tahun ini, Sukhyar menargetkan pendapatan negara dari sektor minerba mencapai Rp 40 triliun. Dia optimis target tersebut bakal tercapai. “Saya menghimpun 80 persen dari batu bara, 20 persen mineral. Mineral mari kita mengekspor yang mempunyai nilai tambah,” tutupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s