PRODUKSI CPO AWAL TAHUN: Produksi Minim Tak Mampu Kerek Harga

Rabu, 28/01/2015

Bisnis.com, JAKARTA– Produksi minyak kelapa sawit selama Januari-Maret diperkirakan menurun dibandingkan dengan bulan lainnya akibat musim penghujan sehingga berdampak pada minimnya ketersediaan CPO di pasar. Meski demikian, hal tersebut tidak cukup mampu mengkerek harga.

Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia Derom Bangun mengatakan selama ini produksi kelapa sawit per bulan pada Januari-Maret menyumbang 5% produksi nasional. Jumlah tersebut, lebih sedikit dari rata-rata produksi nasional per bulan yang mencapai 8,33%.

Dengan kata lain, produksi maksimal pada Januari-Maret hanya sebesar 15% dari total normal per bulan yang mencapai 24,99%. Meski begitu, minimnya produksi belum mampu menggenjot harga CPO yang saat ini mencapai US$ 670 per ton.

“Artinya pengurangan produksi saat ini tidak cukup besar untuk mendorong harga naik,” katanya kepada Bisnis, (27/1/2015).

Derom mengatakan faktor jatuhnya harga minyak bumi dari US$ 90-100 per barel menjadi US$ 40-50 per barel menimbulkan kerisauan yang menjadi alasan harga minyak sawit tertekan hebat.

Dia mengatakan nantinya produksi akan kembali meningkat pada April dan mencapai puncaknya pada September-Oktober. Pada periode itu, produksi CPO nasional bisa menyumbang 9,5-11,5% dari total produksi CPO setahun.

Dia berharap pada April nanti harga mulai beranjak naik sehingga banyaknya pasokan CPO tidak membuat harga menjadi semakin jatuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s