Sejumlah Tititk Perbatasan RI-Malaysia Masuk Kawasan Hutan

Senin, 23 Februari 2015

BERITA SATU. Pontianak- Jalan paralel di perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Sarawak Malaysia dari Kabupaten Sambas hingga ke Kabupaten Kapuashulu sepanjang sekitar 743 kilometer (km) direncanakan segera selesai dibangun dalam beberapa tahun ke depan.

Namun dalam proses pembangunan ada kendala dimana beberapa titik masuk dalam kawasan hutan.

“Dari 750 km, sekitar 450 km sudah dikerjakan. Namun ada di beberapa tempat tersangkut kawasan atau masuk dalam kawasan hutan,” kata Kepala Dinas PU Pemprov Kalbar Jakius Sinyor kepada wartawan, Minggu (22/2).

Selanjutnya untuk pemangunan jalan trans Kalimantan di lokasi Simpang Ampar hingga Tayan dan Sanggau direncanakan pada bulan Maret ini akan segera dimulai. Prosesnya sudah selesai tender dan tinggal menunggu dana dari Asian Depelovment Bank (ADB).

Untuk pengerjaa, pihak pelaksana pekerjaan akan melakukan survei apakah akan dilakukan penutupan jalan atau hanya pada kendaraan tertentu saja.

Sementara untuk jalan dari Entikong hingga Balai Karangan sedang daam tahap persiapan lahan. “Rencananya akan diperlebar,” kata dia.

Saat ini panjang jalan nasional di Kalbar mencapai 1.600 km. Dari jumlah itu, 90 persen dalam kondisi baik. Sementara yang mendesak dikerjakan atau diselesaikan yaitu sekitar 7 persen di antaranya Jalan Simpang Ampar – Tayan hingga Sanggau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s